Shalat Tarawih dan Witir

Image

Shalat Tarawih (kadang-kadang disebut teraweh atau taraweh) adalah shalat sunnat yang dilakukan khusus hanya pada bulan Ramadhan. Shalat ini dinamakan tarawih ( تَرْوِيْحَةٌyang artinya istirahat karena orang yang melakukan shalat tarawih beristirahat setelah melaksanakan shalat empat raka’at.Shalat tarawih termasuk qiyamul lail atau shalat malam. Shalat tarawih tidak disyariatkan untuk tidur terlebih dahulu. Waktu pelaksanaan salat sunnat ini adalah selepas isya’, biasanya dilakukan secara berjama’ah di masjid.

A. Raka’at Salat

Pada masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam jumlah raka’atnya adalah 8 raka’at dengan dilanjutkan 3 raka’at witir. Dan pada zaman khalifah Umar menjadi 20 raka’at dilanjutkan dengan 3 raka’at witir.

B. Niat Shalat

 أُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا/إِمَامًا للهِ تَعَالَى

Artinya :

” Aku niat Salat Tarawih dua rakaat (menjadi makmum/ imam) karena Allah Ta’ala”

Ada beberapa cara dalam mengerjakan salat Tarawih, salah satunya dengan formasi 2 kali 4 rakaat masing masing dengan sekali salam setiap selesai 4 rakaat. Oleh karena itu, dalam niat salat tarawih, niatnya disesuaikan menjadi “arba’a raka’atin”Shalat tarawih lebih afdhol dilakukan dua raka’at salam, dua raka’at salam.

C. Keutamaan Shalat Tarawih

  • Shalat tarawih mengampuni dosa yang telah lewat
  • shalat tarawih bersama imam seperti shalat semalam penuh
  • shalat tarawih adalah seutama-utamanya shalat

D. Menutup Shalat Malam dengan Witir

halat witir adalah shalat sunnah dilakukan dengan jumlah raka’at ganjil (1, 3, 5, 7 atau 9 raka’at) yang dilakukan setelah melakukan salat lainnya di waktu malam. Adapun do’a sesusah shalat witir sebagai berikut :

Allahumma innaa nas’aluka iimaanan daa’iman. Wa nas’aluka qalban khaasyi’an wa nas’aluka ‘ilman naafi’an. Wa nas’aluka yaqiinan shaadiqan. Wa nas’aluka ‘amalan shaalihan. Wa nas’aluka dinan qayyiman. Wa nas’aluka khairan katsiiran. Wa nas’alukal-‘afwa wal-‘aafiyah. Wa nas’aluka tamaamal-‘aafiyah. Wa nas’alukasy-syukra ‘alal-‘aafiyati wa nas’alukal-ghinaa’a ‘anin-naas. Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa wa shiyaamanaa wa qiyaamanaa wa takhasysyu’anaa wa tadharru’anaa wa ta’abbudanaa wa tammim taqshiiranaa yaa Allaah ya Allaah ya Allaah ya arhamar-raahimiin. Wa shallallahu ‘alaa khairi khalqihi Muhammadin wa a’alaa aalihi wa shahbihii ajma’iina walhamdulillahi rabbil-‘aalamiin.

Artinya :

“Ya Allah ya Tuhan kami, kami memohon kepada-Mu (mohon diberi) iman yang langgeng, dan kami mohon kepada-Mu hati kami yang khusyuk, dan kami mohon kepada-Mu diberi-Nya ilmu yang bermanfaat, dan kami mohon ditetapkannya keyakinan yang benar, dan kami mohon (dapat melaksanakan) amal yang shaleh, dan kami mohon tetap dalam dalam agama Islam, dan kami mohon diberinya kebaikan yang melimpah-limpah, dan kami mohon memperoleh ampunan dan kesehatan, dan kami mohon kesehatan yang sempurna, dan kami mohon mensyukuri atas kesehatan kami, dan kami mohon kecukupan. Ya Allah, Ya Tuhan kami, terimalah salat kami, puasa kami, rukuk kami, dan khusyuk kami dan pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama salat ya Allah, ya Allah, ya Allah Dzat Yang Maha Pengasih dan Penyayang.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s